Logo

Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan

Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Implementasi Etika Jawa dalam Praktik Kepemimpinan Sekolah

Timmy Ardian Roring
Marselius Sampe Tondok
Submitted
May 19, 2025
Published
Jun 22, 2025
PDF
Citation
Roring , T. A. ., & Tondok, M. S. (2025). Implementasi Etika Jawa dalam Praktik Kepemimpinan Sekolah. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 10(1), 89–115. https://doi.org/10.24832/jpnk.v10i1.5873
Abstract

Kerukunan dan sikap hormat adalah kaidah dasar etika Jawa yang merupakan kunci untuk mewujudkan harmoni dalam kehidupan bermasyarakat orang Jawa. Di tengah tatanan sosial Jawa yang identik dengan hierarki, para pemimpin dalam masyarakat Jawa berupaya untuk menerapkan nilai dasar etika Jawa tersebut saat menjalankan peran mereka,  termasuk kepala sekolah sebagai pemimpin unit satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menggali bagaimana etika Jawa mewarnai gaya kepemimpinan kepala sekolah. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif-fenomenologi. Pengambilan data melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dilakukan terhadap tiga partisipan yang kesemuanya adalah orang Jawa dan memiliki pengalaman memimpin sekolah. Analisis data dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) menunjukkan bahwa kepala sekolah mengimplementasikan nilai/kaidah dasar etika Jawa dengan cara  (1) mau berbaur dengan timnya, (2) tidak segan untuk ikut bergotong royong bersama timnya, (3) bersedia mendengarkan aspirasi timnya, (4) menerapkan sikap asah, asih, asuh, (5) menegur secara empat mata, dan (6) menjunjung (nilai) tradisi dengan menjadi figur yang mengayomi. Perilaku kepemimpinan tersebut mencerminkan sifat ideal pemimpin Jawa sebagaimana diuraikan dalam falsafah Hastabrata, serta selaras dengan ciri universal kepemimpinan yang demokratis dan transformasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam praktik kepemimpinan, kepala sekolah menerapkan gaya kepemimpinan partisipatif dan humanis yang sejalan dengan prinsip adat Jawa dan gaya kepemimpinan universal.

Keywords
etika jawa kepemimpinan sekolah hastabrata nilai budaya
Statistics

Downloads

Download data is not yet available.
Read Counter : 550
Downloads : 762
References
Abdullah, S. M. (2019). Social cognitive theory: A Bandura thought review published in 1982-2012. Psikodimensia, 18(1), 85. https://doi.org/10.24167/psidim.v18i1.1708
Apriliani, E. I., & Dewi, N. K. (2019). Tata krama budaya Jawa membentuk sikap santun anak usia dini. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 1(1), 28. https://doi.org/10.35473/ijec.v1i1.132
Armstrong, M., & Taylor, S. (2014). Armstrong's handbook of human resource management practice (Thirteenth edition). Kogan Page.
Arun, K., Gedik, N.K., Okun, O. & Sen, C. (2021). Impact of cultural values on leadership roles and paternalistic style from the role theory perspective. World Journal of Entrepreneurship, Management and Sustainable Development, 17(3), 422-440. https://doi.org/10.1108/WJEMSD-10-2020-0128
Badan Pusat Statistik. (2024). Profil suku dan keragaman bahasa daerah hasil long form sensus penduduk 2020. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/publication/2024/12/12/6feb932e24186429686fb57b/profil-suku-dan-keragaman-bahasa-daerah-hasil-long-form-sensus-penduduk-2020.html
Bans-Akutey, A. (2021). The path-goal theory of leadership. Academia Letters. https://doi.org/10.20935/AL748
Bass, B. M., & Avolio, B. J. (1994). Transformational leadership and organizational culture. International Journal of Public Administration, 17(3"“4), 541"“554. https://doi.org/10.1080/01900699408524907
Bronfenbrenner, U. (1977). Toward an experimental ecology of human development. American Psychologist, 32(7), 513-531. https://doi.org/10.1037/0003-066X.32.7.513
Bronfenbrenner, U. (1994). Ecological models of human development. T. Husen & T. N. Postlethwaite (Eds.), International Encyclopedia of Education 3(2) 1643-1647). Elsevier.
Bush, T., & Glover, D. (2003). School leadership: Concepts and evidence. National College for School Leadership.
Bush, T., & Glover, D. (2014). School leadership models: What do we know? School Leadership & Management, 34(5), 553-571. https://doi.org/10.1080/13632434.2014.928680
Byrne, G. J., & Bradley, F. (2007). Culture's influence on leadership efficiency: How personal and national cultures affect leadership style. Journal of Business Research, 60(2), 168"“175. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2006.10.015
Cheng, C.-Y. (2011). Confucian global leadership in Chinese tradition: Classical and contemporary. Journal of Management Development, 30(7/8), 647"“662. https://doi.org/10.1108/02621711111150268
Dacin, M. T., Dacin, P. A., & Kent, D. (2016). Tradition in organizations: A custodianship framework. Academy of Management Annals, 10(1), 1-59. https://doi.org/10.5465/annals.2014.0058
Daft, R.L. (2008). The leadership experience (Fourth edition). Thomson Higher Education.
Devito, J.A. (2009). Human communication: The Basic Course (Eleventh edition). Pearson Education, Inc.
Fajri, S., & Trisuryanti, T. (2021). Gagasan sistem among Ki Hajar Dewantara dalam membangun pendidikan di Indonesia sejak 1922 sampai dengan 2021. Tarikhuna: Journal of History and History Education, 3(1), 18-27.
Frinaldi, A., & Ali Embi, M. (2014). Budaya kerja ewuh pakewuh di kalangan pegawai negeri sipil etnik Jawa (Studi pada Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat). Humanus, 13(1), 68. https://doi.org/10.24036/jh.v13i1.4099
Gandolfi, F., & Stone, S. (2018). Leadership, leadership styles, and servant leadership. Journal of Management Research, 18(4), 261-269.
Gasper, D. (2006). Culture and development. D.A. Clark (Ed), The Elgar Companion to Development Studies (pp. 96-101). Edward Elgar Publishing.
Goleman, D. (2000). Emotional intelligence: Leadership that gets results. Harvard Business Review. https://hbr.org/2000/03/leadership-that-gets-results
Handayani, S. (2009). Unggah-ungguh dalam etika Jawa (Skripsi). Universitas Islam Negeri Syarif Hidayahtullah Jakarta. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/7486
Hofstede, G., & Hofstede, G.J. (2005). Cultures and organizations: Software of the mind (Second edition). McGraw-Hill.
Holmberg, I., & Ã…kerblom, S. (2007). Primus Inter Pares: Leadership and culture in Sweden. Scandinavian Journal of Management, 23(3), 201-220. https://doi.org/10.1016/j.scaman.2007.07.003
House, R., Javidan, M., Hanges, P., & Dorfman, P. (2002). Understanding cultures and implicit leadership theories across the globe: An introduction to project GLOBE. Journal of World Business, 37(1), 3"“10. https://doi.org/10.1016/S1090-9516(01)00069-4
Jawas, U. (2017). The influence of socio-cultural factors on leadership practices for instructional improvement in Indonesian Schools. School Leadership & Management, 37(5), 500"“519. https://doi.org/10.1080/13632434.2017.1366440
Kurnianingsih, S., Yuniarti, K. W., & Kim, U. (2012). Factors influencing trust of teachers among students. International Journal of Research Studies in Education, 1(2), 85-94. https://doi.org/10.5861/ijrse.2012.85
Kurniawan, A. F. (2019). Falsafah kepemimpinan pendidikan (Hasta Brata sebagai Basis Kepemimpinan Pendidikan). Ri'ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan, 4(02), 194-207. https://e-journal.metrouniv.ac.id/riayah/article/view/1882/1470
Lepir, P. R., & Ismanto, B. (2024). Kepemimpinan yang efektif berbasis kearifan lokal: Effective leadership based on local wisdom . Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 14(3), 255"“264. https://doi.org/10.24246/j.js.2024.v14.i3.p255-264
Magnis-Suseno, F. (1984). Etika Jawa: Sebuah analisa falsafi tentang kebijaksanaan hidup Jawa. Gramedia
Magnis-Suseno, F. (1986). Kuasa dan Moral. Gramedia.
Maresa, F. N. S., & Soeling, P. D. (2019). The influence of Japanese leadership style on employee performance and the mediating role of employee engagaement at Japanese firm in Indonesia (Study among Indonesian employee in Japanese Company). Archives of Business Research, 7(6), 181-190. doi: 10.14738/abr.76.6655.
Masitoh, S., & Cahyani, F. (2020). Penerapan sistem among dalam proses pendidikan suatu upaya mengembangkan kompetensi guru. Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan, 8(1), 122-141. http://dx.doi.org/10.31800/jtp.kw.v6n2.p122--141
Matsumoto, D. (2000). Culture and psychology: People around the world (Second edition). Wadsworth.
McEwan, T. (2001). Managing values and beliefs in organisations. Pearson.
Mohajeran, B., & Ghaleei, A. (2008). Principal role and school structure. International Journal of Learning, 15(6), 241-248.
Mudjiharto, M. (2012). Kepemimpinan dalam kearifan lokal. Jurnal Mitra Manajemen, 4(2), 22-24. https://doi.org/10.35968/jmm.v4i2.586
Mujtaba, B.G., & Isomura, K. (2012). Examining the Japanese leadership orientations and their changes. Leadership & Organization Development Journal, 33(4), 401"“420. https://doi.org/10.1108/01437731211229322
Mulder, N. (1984). Kebatinan dan hidup sehari-hari orang Jawa: Kelangsungan dan Perubahan Kulturil (A. Nugroho, Trans). Gramedia.
Neuman, W.L. (2014). Social research methods: Qualitative and quantitative approaches (7th ed.). Pearson.
Nida, K. (2020). Pergeseran nilai unggah-ungguh oleh generasi muda dalam masyarakat Jawa (Studi kasus masyarakat Desa Getassrabi Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus). Sosial Budaya, 17(1), 46. https://doi.org/10.24014/sb.v17i1.9694
Novita, K., & Iswari, R. (2023). Unggah-ungguh dalam etika jawa sebagai pedoman interaksi sosial antara santri dengan kiai Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Kabupaten Rembang. Journal of Indonesian Social Studies Education, 1(1), 104-123. https://journal.unnes.ac.id/sju/JISSE/article/view/72618
Nugroho, S.S. (2021). Mikul Dhuwur Mendhem Jero: Nilai-nilai prinsip hidup orang Jawa. Lakeisha.
Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2019 tentang Pedoman Organisasi dan Tata Kerja Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Kemendikbud RI.
Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2021 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah. Kemendikbudristek RI.
Rozai, M. A. (2019). Perspektif independensi dan Budaya Jawa "Ewuh Pakewuh" terhadap kinerja Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) di Solo Raya. Assets: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi, 9(2), 98. https://doi.org/10.24252/assets.v9i2.10649
Ruata, G. S., & Tung, K. Y. (2024). The role of servant leadership in developing spiritual formation of teachers. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 14(01), 8"“14. https://doi.org/10.24246/j.js.2024.v14.i01.p8-14
Santoso, D. (2016). The realisation of andhap asor "˜Modest' and ngajeni "˜Respect' in the meeting of Yogyakarta's Provincial Parliament. International Journal on Studies in English Language and Literature, 4(9), 58-64. https://doi.org/10.20431/2347-3134.0409008
Schwartz, S. H. (1992). Universals in the content and structure of values: Theoretical advances and empirical tests in 20 countries. Advances in Experimental Social Psychology 25(1"“65). Elsevier. https://doi.org/10.1016/S0065-2601(08)60281-6
Schwartz, S. H. (2012). An overview of the schwartz theory of basic values. Online Readings in Psychology and Culture, 2(1). https://doi.org/10.9707/2307-0919.1116
Shiraev, E.B., & Levy, D.A. (2012). Psikologi lintas kultural: Pemikiran kritis dan terapan modern (edisi keempat) (B.S. Triwibowo, Trans.) Kencana.
Smith, J. A. (2004). Reflecting on the development of interpretative phenomenological analysis and its contribution to qualitative research in psychology. Qualitative Research in Psychology, 1(1), 39-54. https://doi.org/10.1191/1478088704qp004oa
Smith, J. A., Flowers, P., & Larkin, M. (2009). Interpretative phenomenological analysis: Theory, method and research. SAGE Publications.
Stephan, U., & Pathak, S. (2016). Beyond cultural values? Cultural leadership ideals and entrepreneurship. Journal of Business Venturing, 31(5), 505"“523. https://doi.org/10.1016/j.jbusvent.2016.07.003
Taufiqurrahman, B. (2020). Model kepemimpinan Hasta Brata sebagai inovasi pendidikan dasar berbasis kearifan lokal. Al Athfal: Jurnal Kajian Perkembangan Anak dan Manajemen Pendidikan Usia Dini, 3(2), 14-19. https://doi.org/10.52484/al_athfal.v3i1.145
Tondok, M.S., & Widayati, I. (2024). Budaya "ewuh pakewuh", kecurangan, dan sistem whistleblowing: Perspektif psikologi dan budaya berdasarkan teori perilaku terencana. Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan dan Humaniora), 8(2), 12686-12693. https://doi.org/10.36526/santhet.v8i2.4092
Trail, K. (2000). Taking the lead: The role of the principal in school reform. CSRD Connections, 1(4), 1-9. https://eric.ed.gov/?id=ED451604
Wardani, F. L. R., & Uyun, Z. (2017). "Ngajeni Wong Liyo""¯; Menghormati orang yang lebih tua pada remaja Etnis Jawa. Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi, 2(2). https://doi.org/10.23917/indigenous.v2i2.5681
Yamklinfung, P., & Nishio, H.K. (1998). Traditional values, social organization and patterns of modernization: A comparative study of Japan and Thailand. Journal of Japanese Studies, 15(1), 52-86. https://so02.tci-thaijo.org/index.php/japanese/article/view/52052/43128
Yukl, G. (2013). Leadership in organizations (Eighth edition, global edition). Pearson.