Main Article Content

Abstract

This study is aimed at: 1) describing the discrepancy between teacher‘s expectation and perception toward human resources development/maintenance; 2) explaining the influence of the discrepancy between teacher‘s expectation and perception toward human resources development/maintenance for elementary teacher‘s job satisfaction and commitment; 3) explaining the influence of job satisfaction to teacher‘s commitment. The population of the study is state elementary school in Bandung regency. The technique sample is multi stage random sampling whose minimum size is 322 teachers. The method used is explanatory survey. The data is collected by using questionnaire while the data analysis technique is confirmatory factor and path analysis supported by LISREL program. The result of this study shows that: 1) the level of the teacher‘s job satisfaction is directly influenced by the magnitude of teacher‘s expectation-perception discrepancy toward human resources development/maintenance, so that the lower discrepancy level is, the higher job satisfaction level; 2) the discrepancy between teacher‘s expectation and perception toward human resources development/maintenance indirectly influences teacher commitment as well so that the lower discrepancy is, the higher teacher commitment on work is; 3) the job satisfaction influences teacher commitment directly and each factor of teacher commitment indirectly.

 

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini ialah untuk: 1 )mendeskripsikan diskrepansi harapan-persepsi guru SD terhadap pengembangan/pemeliharaan SDM; 2) menjelaskan pengaruh diskrepansi harapan-persepsi pengembangan/pemeliharaan SDM terhadap kepuasan kerja dan komitmen guru SD; 3) menjelaskan pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen guru SD. Populasi penelitian ini adalah gur SD Negeri di Kabupaten Bandung. Penarikan sampel dilakukan dengan teknik “multi stage random sampling“, dengan ukuran sampel minimum sebanyak 322 orang guru. Metode penelitian yang digunakan adalah survei eksplanatori. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, sedangkan teknik analisis data yang digunakan ialah analisis faktor konfirmatori dan analisis jalur dengan bantuan program LISREL. Hasil penelitian menunjukkan: 1) tinggi rendahnya kepuasan kerja guru SD secara langsung dipengaruhi besar kecilnya diskrepansi harapan-persepsi pengembangan/pemeliharaan SDM, sehingga semakin kecil tingkat diskrepansinya, semakin tinggi tingkat kepuasan kerja; 2) diskrepansi harapan-persepsi pengembangan/pemeliharaan SDM berpengaruh secara tidak langsung terhadap komitmen guru, sehingga semakin kecil tingkat diskrepansinya, semakin tinggi keterikatan guru terhadap pekerjaan dan organisasi sekolah tempatnya bekerja; dan 3) kepuasan kerja berpengaruh secara langsung terhadap komitmen guru, serta berpengaruh secara tidak langsung terhadap setiap faktor komitmen guru.

Article Details

How to Cite
Dahlan, D. (2010). Pemeliharaan SDM Terhadap Kepuasan Kerja dan Komitmen Guru Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 16(4), 361-375. https://doi.org/10.24832/jpnk.v16i4.468

References

  1. Amstrong, Michael. 2003. Manajemen Sumber Daya Manusia (terjemahan Ati Cahyani). Jakarta:
  2. Bhuana Ilmu Populer.
  3. Beatty, W. Richard, dan Schneiner Eric. 1992. Personnel Administration, Massachusetts: Addison
  4. Wesley Publishing Company.
  5. Bowin, R.B. dan Harvey, Don. 1996. Human Resources Management An Experiential Approach. London: Prentice-Hall International, Inc.
  6. Cascio, W.F. 1998. Managing Human Resources. New York: McGraw Hill, Inc.
  7. Chamberlain, L. dan Kindred, Leslie. 1976. The Teacher and School Organization. New Jersey: Prentice-Hall Inc.
  8. Chapman, David. 2000. Management and Eficiency in Education. Hongkong: Comparative Education Research Centre, The University of Hongkong.
  9. Chapman, David., Conrad W. Snyder, and Shirley A. Burchfield. 1993. ”Teacher Incentives in The Third Word“ Journal of Teacher & Teacher Education, 9, (3), 301-316.
  10. Corcoran, T.B. 1988. Working in Urban School.Washington: Institute for Educational Leadership Dahlan, Dadang. dan Tantra, Ketut. 1992. Kepuasan Kerja Guru SMA di Bali. Laporan Penelitian.
  11. Singaraja: FKIP Universitas Udayana.
  12. Davis, Keith dan Newstrom, Jhon. W. 2003. Perilaku Dalam Organisasi (Alih Bahasa Agus Dharma). Jakarta: PT Erlangga
  13. Dubrin, Andrew, J. 1994. Human Relations A Job Oriented Approach, Virginia: Reston Publishing
  14. Company, Inc.
  15. Feldman, D.C, dan Arnold, H.J. 1986. Managing Individual and Group Behavior in Organization. New York: McGraw-Hill, Inc.
  16. Firestone, W.A., dan Pennel, J.R. 1993. “Teacher Commitment, Working Conditions, and Differential
  17. Incentives Policies“. Journal of Review Educational Research. 63, 489-525.
  18. Firestone, W.A. 1996. “Redesigning Teacher Salary Systems for Educational Reform“. Journal of
  19. Educational Administration Quarterly, 31, (3), 549-574.
  20. Fraser, T.M. 1992. Stres & Kepuasan Kerja. Jakarta: PT Pustaka Binaman Pressindo.
  21. Gaffar, M.F. 1987. Perencanaan Pendidikan: Teori dan Metodologi. Jakarta: Depdikbud.
  22. Handoko, H. 1996. Manajemen Personalia dan Sumberdaya Manusia. Yogyakarta: BPFE.
  23. Jalal, Fasli., dan Supriadi (editor). 2001. Reformasi Pendidikan Dalam Konteks Otonomi Daerah.
  24. Yogyakarta: Adicita.
  25. Jusuf, Ina. M.F. 1994. Keikatan Guru Sekolah Dasar Pada Organisasi: Suatu Kajian Tentang Hubungan Karakteristik Pribadi, Karakteristik Peran, Lingkungan Pekerjaan dengan Keikatan pada Organisasi, dan Kaitannya dengan Niat Meninggalkan Organisasi. Tesis Pasca Sarjana Psikologi, pada PPS Universitas Indonesia: tidak diterbitkan.
  26. Kaplan, Robert dan Norton, David. 2000. .Balanced Scorecard (Edisi terjemahan). Jakarta: Erlangga
  27. Kushman, James. W. 1992. “The Organizational Dynamic of Teacher Workplace Commitment“ Journal of Educational Administration Quarterly. 28,(1), 5-42.
  28. Kuzmic, J. 1994. “A Beginning Teacher’s Search for Meaning: Teacher Sosialization, Organizational
  29. Literacy, and Empowerment“. Journal of Teaching and Teacher Education, 10 (1), 15-27.
  30. Lawler, Edward. 1992. The Ultimate Advantage: Creating The High Involvement Organization. San
  31. Francisco: Josssey-Bass.
  32. Mangkunegara, A.P. 1995. Psikologi Perusahaan. Bandung: Trigenda Karya.
  33. Martinez Pons, M. 1990. ”Test of a three Model of Teacher Commitment“. Journal of Educational
  34. Administration Quarterly. 28, (1), 5-42.
  35. Minner, J.B. dan Mary Green Miner, 1987. Personnel & Industrial Relatins: A Managerial Approach. New York: Mac Millan Publishing Co. Inc.
  36. Noe, Raymond A., Jhon R. Hollenbeck, Barry Gehart, and Patrick. 2003. Human Resources Management. New York: McGrawHill
  37. Ostroff, C. 1992. ”The Relationship Between Satisfaction, Attitudes, and Performance“, Journal of
  38. Applied Pschology. 77, 963-974.
  39. Pidarta, Made. 2004. Manajemen Pendidikan Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
  40. Rangkuman Data Sekolah Dasar Negeri dan Swasta Kabupaten Bandung. 2004. Bandung: Dinas
  41. Pendidikan, Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung.
  42. Robbins, Stephen P. 1996. Teori Organisasi: Struktur, Desain, dan Aplikasi. (Alih Bahasa Jusuf
  43. Udayana). Jakarta: Penerbit Arcan.
  44. Salis, Edward. 1994. Total Quality Management in Education. London: Kogan Page Educational
  45. Management Series.
  46. Sastradipoera, Komaruddin. 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Kappa Sigma
  47. Sayogyani. 2002. “Memulihkan Profesi Guru“ Kedaulatan Rakyat (Juni 2002)
  48. Schargel, Franklin, P. 1994. Transforming Education Through Total Quality Management. Princeton:
  49. Education Princeton Junction Schuler, Randal., and Jackson Susan. 1992. Human Resources Management in Australia. Harper Educational Pty. Ltd
  50. Seniati, Ali. Nina. 2001. “Hubungan Antara Persepsi dan Diskrepansi Harapan-Persepsi Karyawan
  51. Atas Pengelolaan SDM Dengan Komitmen Karyawan Pada Organisasi“ Jurnal Manajemen dan
  52. Usahawan Indonesia. 01 (5).
  53. Sevilla, Consuelo G., Jesus A. Ochave, Twila G. Punsalan, Bellla P. Regala. 1993. Pengantar Metode
  54. Penelitian. Jakarta: UI Press.
  55. Sidi, Indra Djati. 2001. Menuju Masyarakat Belajar: Menggagas Paradigma Baru Pendidikan. Jakarta: Radar Jaya.
  56. Silvestro, Rhian. 2002. ”Dispelling the Modern Myte: Employee Satisfaction and Loyalty Drive Service Profitability“ International Journal of Operation & Production Management. 22, 30-49
  57. Snyder, S., C. Head, and P. Sorenson. 1994. Vision, Values and Courage: Leadership for Quality
  58. Management. New York: The Free Press.
  59. Steers, Richard. 1987. Organizational Effectiveness. California: Goodyears Publishing Company.
  60. Susanto, A.B. 1997. Manajemen Aktual. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana.
  61. Surya, Mohammad. 2000. ”Aspirasi Peningkatan Kemampuan Profesional dan Kesejahteraan Guru“.
  62. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. 021.
  63. Tjiptono, Fandy. 1997. Prinsip-Prinsip Total Quality Service. Yogyakarta: Andi.
  64. Veithzal, Rivai. 2004. Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Perusahaan: Dari Teori ke Praktek.
  65. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
  66. Wahyuningsih. 2004. “Costumer Value: Concept, Operationalization, and Outcome“. Jurnal Manajemen dan Usahawan Indonesia. 08.
  67. Werther, J. W. dan Davis, Keith. 1996. Human Resources Management. New York: McGraw-Hill.