HUBUNGAN AKREDITASI SEKOLAH, HASIL UJIAN NASIONAL, DAN INDEKS INTEGRITAS UJIAN NASIONAL

Asrijanty Asrijanty

Abstract


The study examines the relationship between school accrediattion, National Exam (NE) results and Integrity Index of National Exam (IINE).  The data for the school accreditation were accreditation scores of SMP/MTs by Accreditation National Board for Primary and Secondary Schools in 2010-2014. Data of NE and IINE were NE results in 2014/2015. The subject of this study was 14,248 schools. This study shows there was a positive correlation between school accreditation and NE scores. The correlation was increased when IINE was controlled. However, the correlation index was not high. It is understandable because school factor is one among other factors influencing student academic achievement. Other factors namely student’s mindset and student’s behavior are other signifcant factors determining student’s academic achievement. Therefore, efforts to increase student achivement need to be carried out by increasing student engagement and increasing the quality of school.

Abstrak

Penelitian ini mengkaji hubungan antara akreditasi sekolah, hasil Ujian Nasional (UN) dan Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN). Data hasil akreditasi sekolah pada penelitian ini ialah nilai akreditasi sebagian SMP/MTs yang diakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah Dasar Menengah (BAN SM) tahun 2010-2014. Data nilai UN dan IIUN yang digunakan ialah hasil UN tahun pelajaran 2014/2015. Subjek penelitian ini ialah 14.248 sekolah. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang positif antara hasil akreditasi sekolah dan hasil UN. Hubungan kedua variabel menguat ketika IIUN dikontrol. Meskipun demikian, indeks korelasi yang diperoleh tidak tinggi. Hal ini dapat dipahami karena faktor sekolah hanya merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi prestasi siswa. Faktor lain seperti mindset siswa dan perilaku siswa merupakan faktor penting lain yang memengaruhi prestasi siswa. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan prestasi siswa perlu dilakukan dengan meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar dan meningkatkan kualitas sekolah.


Keywords


National Standard of Education, School Accreditation, National Exam, Integrity Index of National ExamStandar Nasional Pendidikan, Akreditasi Sekolah, Ujian Nasional, Indeks Integritas Ujian Nasional

Full Text:

PDF

References


Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah. (2014). Pedoman akreditasi: Akreditasi bermutu untuk pendidikan bermutu. Jakarta, BAN S/M.

Clotfelter, C.T., Ladd, H.F. & Vigdor, J.L. (2007). How and why do teacher credentials matter for student achievement? Durham, NC: Duke University.

Darling-Hammond, L. (2000). Teacher quality and student achievement: A review of state policy evidence. Education Policy Analysis Archieves, 8(1), 1-44.

Faubert, V. (2009). School evaluation: Current practices in OECD countries and a literature review. OECD Education Working Papers, No. 42. OECD Publishing.

Fitri, S. (2007). Korban di altar persaingan global. Menggugat ujian nasional. Jakarta: Teraju (PT Mizan Pustaka).

Harris, D.N. & Sass, T. R. (2011). Teacher training, teacher quality, and student achievement. Journal of Public Economic, 95(7-8), 798-812.

Hattie, J. (2009). Visible learning: a synthesis of over 80 meta-analyses relating to achievement. New York: Routledge.

Hidayati, L. & Budiyono. (2015). Hasil Ujian Nasional Matematika SMP Swasta di Kabupaten Banjarnegara ditinjau dari status akreditasi sekolah (Kasus Di Kabupaten Banjarnegara). Ekuivalen-Pendidikan Matematika, 15(1), 29-32.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2015a). Paparan Kepala Pusat Penilaian Pendidikan dalam Penyampaian Hasil UN SMA/MA dan SMK tahun pelajaran 2014/2015 di Pusat Penilaian Pendidikan. Jakarta: Pusat Penilaian Pendidikan, Balitbang Kemendikbud.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2015b). Paparan Kepala Pusat Penilaian Pendidikan dalam Penyampaian Hasil UN SMP/MTs tahun pelajaran 2014/2015 di Pusat Penilaian Pendidikan. Jakarta: Pusat Penilaian Pendidikan, Balitbang Kemendikbud.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2015c). Laporan Hasil Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2014/2015. Jakarta: Pusat Penilaian Pendidikan.

Kementerian Pendidikan Nasional. (2011). Kajian Analisis Sistem Akreditasi Sekolah/Madrasah dalam Rangka Reformasi Birokrasi Internal. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.

McInerney, D.M., Cheng, R.W., Mok, M.M.C. & Lam, A.K.H. (2012). Academic self-concept( and learning strategies: Direction of effect on student academic achievement. Journal of Advanced Academics, 23(3), 249–269. https://doi.org/10.1177/1932202X12451020.

Metzler, J. & Woessmann, L. (2012). The impact of teacher subject knowledge on student achievement: Evidence from within-teacher within-student variation. Journal of Development Economics, 99(2), 486-496. https://doi.org/10.1016/j.jdeveco.2012.06.002.

Mourshed, M., Krawitz, M. & Dorn, E. (2017). How to improve student educational outcomes: New insights from data analytics. McKinsey & Company Discussion Paper. https:// www.mckinsey.com/industries/social-sector/our-insights/how-to-improve-studenteducational-outcomes-new-insights-from-data-analytics, diakses 11 November 2018.

Mulyadi, S. (2007). Suara anak yang disenyapkan. Menggugat ujian nasional. Jakarta: Teraju (PT Mizan Pustaka).

Nunnaly, J.C. & Bernstein, I.H. (1994). Psychometric theory (Third ed). New York: McGraw-Hill.

Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 tahun 2009 tentang Kriteria dan Perangkat Akreditasi SMP/MTs.

Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Peraturan Pemerintah Nomor 13 tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Poropat, A.E. (2009). Meta-analysis of the five-factor model of personality and academic performance. Psychological Bulletin, 135(2), 322-338.

Raharjo, S.B. (2014). Kontribusi delapan standar nasional pendidikan terhadap pencapaian prestasi belajar. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 20(4), 470-482.

Rogers, M.A., Theule, J., Ryan, B.A., Adams, G.R. & Keating, L. (2009). Parental involvement and children’s school achievement: evidence for mediating processes. Canadian Journal of School Psychology, 24(1), 34-57.

Roksa, J. & Potter, D. (2011). Parenting and academic achievement: Intergenerational transmission of educational advantage. Sociology of Education, 84(4), 299–321.

Schmakel, P.O. (2008). Early adolescents’ perspectives on motivationand achievement in academics. Urban Education, 43(6), 723-749.

Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.




DOI: http://dx.doi.org/10.24832%2Fjpnk.v4i1.732

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Copyright of Balitbang Kemendikbud © 2016

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.