FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI CAPAIAN LITERASI MATEMATIKA SISWA INDONESIA DALAM PISA 2012

Rogers Pakpahan

Abstract


In order to obtain information on the quality of education and the system education that are underway in various countries, it is conducted international studies called Programme for International Student Assessment (PISA). This study aims to determine the factors that affect student background of literacy mathematics achievement by PISA 2012. The study population was 15 years old Indonesian student. Samples were 5622 students of 15 year old students spread across 31 provinces. The sampling and data collection is determined by PISA in 2012 with a random sampling conducted by multilevel, clustering, and stratified. PISA data collection instruments consist of test capabilities (learning achievement) and questionnaires. The results showed that the factors that affect literacy mathematics achievement of PISA 2012 are the background from internal factors such as the personal character (discipline) of the student and external factors such as the condition of the family, ownerships of the means of learning, and social and cultural conditions at home. The study concluded that character, socio-economic and cultural conditions, computer ownership, and text book are the main factors that affect Indonesian students’ mathematics literacy achievement of PISA 2012.

 

ABSTRAK


Kajian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor latar belakang yang memengaruhi capaian literasi Matematika siswa Indonesia yang menjadi peserta studi PISA 2012. Populasi penelitian adalah siswa Indonesia yang berusia 15 tahun. Sampel penelitian yakni siswa berusia 15 tahun sebanyak 5.622 orang yang tersebar di 31 provinsi. Penentuan sampel dan pengambilan data ditentukan oleh PISA tahun 2012, dengan teknik random sampling yang dilakukan dengan cara multilevel, clustering, dan stratified. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi prestasi siswa Indonesia pada studi PISA 2012 yaitu latar belakang peserta dari faktor internal yaitu jati diri siswa dan faktor eksternal yaitu kondisi keluarga, kepemilikan sarana belajar, dan kondisi sosial budaya di rumah. Penelitian menyimpulkan bahwa jati diri, kondisi sosial ekonomi dan budaya, kepemilikan komputer, dan buku-buku merupakan faktor utama yang memengaruhi capaian literasi matematika siswa Indonesia peserta PISA 2012.


Keywords


mathematics literacy, students’ acheivement, PISA, Indonesian students, literasi matematika, prestasi siswa, siswa Indonesia.

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Darlington, E. & Jessica B. 2016. The Mathematics Needs of Prospective Architecture Undergradutes. Research Matters. Cambridge: University of Cambridge Local Examinations Syndicate.

Fahmi. 2011. Perbandingan Nilai Ujian Nasional dan Ujian Sekolah Mata Pelajaran Matematika SMA Program IPA Tahun Pelajaran 2010/2011. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 17(6), 674-680.

Fathurrohman, M. 2015. Paradigma Pembelajaran Kurikulum 2013 Strategi Alternatif Pembelajaran di Era Global. Yogyakarta: Kalimedia.

Mahdiansyah & Rahmawati. 2014. Literasi Matematika Jenjang Jenjang Pendidikan Menengah: Analisis Menggunakan Desain Tes Internasional dengan Konteks Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 20(4), 452-469.

Nurdin, S. & Adriantoni. 2016. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

OECD. 2013a. PISA 2012 Results: What Student Know and Can Do. Student Performance in Reading, Mathematics and Science Volume I, III, IV. Paris: OECD Publishing.

OECD. 2013b. PISA 2012 Assessment and Analytical Framework: Mathematics, Reading, Science, Problem Solving and Financial Literacy. Paris: OECD Publishing.

Ozga, J. 2012. Assessing PISA. European Educational Research Journal, 11(2), 166-171.

Pakpahan, R. 2012. Model Alternatif Ujian Akhir. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 18(2), 121- 131.

Paneo, H. 2004. Pengaruh Umpan Balik Evaluasi Formatif dan Kepribadian Siswa Terhadap Hasil Belajar Matematika. Disertasi. Jakarta: Universitas Negeri Jakarta.

Panjaitan, M.O. 2014. Implementasi Pendekatan Belajar Aktif di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 20(1) 44-58.

Perdana, N.S. 2015. Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Aksesibilitas Memeroleh Pendidikan untuk Anak-anak Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 21(3), 279-297.

Raharjo, S. B. 2014. Kontribusi Delapan Standar Nasional Pendidikan terhadap Pencapaian Prestasi Belajar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 20(4), 470-482.

Rahman, A. 2008. Pengaruh Tes Formatif dan Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa SMA DKI Jakarta. Disertasi. Jakarta: Universitas Negeri Jakarta.

Reskia, S., Herlina, & Zulnuraini. 2016. Pengaruh Tingkat Pendidikan Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar Di SDN Inpres 1 Birobuli. Elementry School of Education E-Journal.

Sellar, S. & Bob, L. 2014. The OECD and the Expansion of PISA: New Global Modes of Governance in Education. British Educational Research Journal, 40(6), 917–936.

Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Tilaar, H.A.R. 2015. Pedagogik Teoritis Untuk Indonesia. Jakarta: Kompas.

Triwiyanto, T. 2014. Pengantar Pendidikan. Jakarta Bumi Aksara.

Willms, J.D. 2011. Student Engagement: A Leadership Priority. In Conversation. III(2), 1-12, http://edu.gov.on.ca/eng/policyfunding/leadership/Summer2011.pdf diakses 18 November 2016.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright of Balitbang Kemendikbud © 2016

        Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.