MENUMBUHKAN KARAKTER AKADEMIK DALAM PERKULIAHAN BERBASIS LOGIKA

Dedi Heryadi

Abstract


The goal of this research is to review the logical-based lecture order and to recognize its impact on students’ academic characters development in terms of thouroghness of thinking, critical attitude, and responsibility. The method used in this study was research and development. Data was collected trough observation, interview, and measurement (test). Sample of the research was first semester students of Faculty of Teacher Training and Education of University of Siliwangi Tasikmalaya. The data were processed quantitatively and qualitatively. The result showed that students studied harder with creativity. In addition, they also were motivated and enthusiastic with the lesson. The measurement score before the treatment of logical-based training was 22,7 and after the treatment was 74,3 that indicated that the academic character in terms of thouroghness of thinking, critical attitude, and responsibility was good. Thus, syntax of lecturing based on the logical model has a positive impact on students’ academic characters.

 

ABSTRAK


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji urutan perkuliahan berbasis logika dan mengetahui pengaruhnya terhadap tumbuhnya karakter akademik mahasiswa dalam hal ketelitian berpikir, sikap kritis, dan tanggung jawab. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan pengukuran (tes). Pelaksanaan penelitian dilakukan pada mahasiswa semester pertama di FKIP, Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Data diolah secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan sebagian besar mahasiswa bersungguh sungguh dalam belajar dan disertai kreativitas. Selain itu, mahasiswa juga termotivasi dan tidak merasakan kejenuhan. Dari pengukuran diperoleh skor rata-rata karakter akademik sebelum diberi perlakuan yaitu 22,7 dengan kategori rendah. Setelah diberi perlakuan diperoleh rata-rata skor 74,3 dengan kategori baik. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa urutan model perkuliahan berbasis logika berpengaruh positif terhadap tumbuhnya karakter akademik mahasiswa dalam hal ketelitian berpikir, sikap kritis, dan tanggung jawab.



Keywords


lecturing model, logical-based lecture, academic characters, model perkuliahan, perkuliahan berbasis logika, karakter akademik.

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Asna, H. 2014. Implementasi Strategi Pembelajaran Berbasis Inquiri dengan Siklus 5E untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis. Jurnal Penelitan Pendidikan UPI, 2(14), 154–162.

Chin, Lu Ch. & Efendi Z. 2015. Effect of Game-Based Learning Activities on Childeren’s Positive Learning and Prosocial Behaviours. Jurnal Pendidikan Malaysia, 40(2),159–165.

Dewi, I.P. 2011. Perbedaan Hasil Belajar antara Model Pembelajaran Kelompok Sindikat dan Model Pembelajaran Ceramah pada Pendidikan Lingkungan Hidup. Tesis. Tasikmalaya: PPS Universitas Siliwangi.

Diana, P. Z. 2016. Pengembangan Buku Ajar Bahasa Indonesia Berbasis Pembelajaran Kolaborati untuk Penguatan Pendidikan Karakter di Perguruan Tinggi. Disertasi. Surakarta: Program Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret.

Fahinu. 2013. Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kemandirian Belajar Matematika pada Mahasiswa Melalui Pembelajaran Generatif. Desertasi. Bandung: PPS UPI.

Heryadi, D. 2013. Penerapan Teori Berpikir Logis dalam Pengembangan Menyimak Bahasa Indonesia. Disertasi. Bandung: PPS Universitas Pendidikan Indonesia.

Joice, B. & Marsha W., Emily C. 2009. Model of Teaching. New Jersey: Pearson/Allyn and Bacon Fublisher.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2013. Permendikbud nomor 54 tahun 2013. Tentang Standar Kompetensi Lulusan. Jakarta: Biro Hukum Kemendikbud.

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. 2015. Permen Ristek Dikti, Nomor 44 Tahun 2015, tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Jakarta: Biro Hukum Kemenristek-Dikti.

Pujiastuti. 2013. Pengaruh Kompetensi Akuntansi terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa. Jurnal Penelitian Pendidikan UPI. 13(2), 1-7.

Rahmawati, S. 2014. Perbedaan Hasil Belajar Siswa pada Model Pembelajaran Koperatif Tife Numbered Head Together dengan Model Pembelajaran Tipe Jigsaw. Tesis. Tasikmalaya: PPS Universitas Siliwangi.

Rahmayanti, A.A. 2015. Perbedaan Motivasi Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis antara Model Problem Based Learning dan Discovery Learning dengan Pendekatan Scientific. Tesis. Tasikmalaya: PPS Universitas Siliwangi.

Republik Indonesia. 2003. Undang-undang RI, Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Sulchan, A. 2014. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Logika dan Kreativitas sebagai Peningkatan Kecerdasan Anak Usia Dini, http//p4tksb-jogja.com/arsip/index.php? option-Ali Sulchan- Pengembangan media berbasis logika. Diakses 22 Desember 2016.

Sunardi. 2016. Sumber Belajar Penunjang PLPG, Materi Pedagogik. Jakarta: Kemendikbud, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan.

Suryabrata, S. 2012. Psikologi Pendidikan. Jakarta: CV Rajawali.

Tanshzil, S. W. 2012. Model Pembinaan Pendidikan Karakter pada Lingkungan Pondok Pesantren dalam Membangun Kemandirian dan Disiplin Santri. Jurnal Penelitian Pendidikan UPI 12(2), 1–12.

Tim Audit Sistem Penjamin Mutu Internal Unsil. 2014. Laporan Hasil Audit Proses Perkuliahan di Universitas Siliwangi Tahun 2014. Tasikmalaya: LPPM Unsil.

Wijaya, A. 2014. Contoh Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Matematika SMP Kelas VII. http://p4tkmatematika.org/file/artikel%20matematika/penerapan%20model.pdf. Diakses 23 Desember 2016.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright of Balitbang Kemendikbud © 2016

        Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.