Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan sistem blok di SMA, mengetahui dampak penerapan sistem, dan membuktikan efektivitas sistem blok pada pembelajaran. Penelitian menggunakan mixed methods dan subject penelitian adalah 121 orang di SMA Budi Muia Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Teknik analisis data kualitatif menggunakan analisis data interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan teknik anova. Hasil penelitian menunjukkan sistem blok di SMA Dua Budi Mulia diterapkan dengan menggunakan pembelajaran berbasis proyek kolaborasi (collaborative project based learning). Penerapan sistem blok memberi dampak positif seperti guru lebih leluasa menyiapkan bahan dan strategi pembelajaran serta penilaian, mengasah kemampuan peserta didik dalam kerja sama, kepemimpinan, manajemen waktu, berpikir kritis, kreatif, dan inovatif. Namun demikian, penerapan sistem blok memiliki dampak negatif yaitu kurang detailnya penyampaian materi dari beberapa mata pelajaran. Nilai efektivitas dari penerapan sistem blok pada penelitian ini adalah 46.6%, sehingga terbukti bahwa penerapan sistem blok di SMA adalah efektif dilihat pada aspek kejelasan informasi, persiapan, dan pelaksanaan sistem blok. Dengan demikian, penerapan pembelajaran sistem blok dengan pembelajaran berbasis proyek kolaborasi di SMA Budi Mulia efektif karena memberi dampak positif pada pembelaran baik bagi guru maupun peserta didik.

Keywords

efektivitas sistem blok pembelajaran berbasis proyek kolaborasi dampak pembelajaran

Article Details

How to Cite
Pertiwi, F. D., Yarid , H., Widyastuti , A., & Pangestu, D. A. (2023). Penerapan Sistem Blok dalam Pembelajaran di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 8(2), 202 - 217. https://doi.org/10.24832/jpnk.v8i2.4229

References

  1. Abdillah, R. (2017). Analisis teori dehumanisasi pendidikan Paulo Freire. Jaqfi: Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam, 2(1), 1–21.
  2. Alghamdi, J. M., & Banks-Santilli, L. (2020). The Impact of Block Scheduling on Students Learning and Achievement. Action Research.
  3. Alt, D., Kapshuk, Y., & Dekel, H. (2023). Promoting perceived creativity and innovative behavior: Benefits of future problem-solving programs for higher education students. Thinking Skills and Creativity, 47, 101201.
  4. Butterworth, J., & Thwaites, G. (2013). Thinking skills: Critical thinking and problem solving. Cambridge University Press.
  5. Creswell, J. W. (2012). Educational research: Planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative research. Pearson Education, Inc.
  6. D. Siebert, M. (2019). The Silent Classroom: The Impact of Smartphones and a Social Studies Teacher’s Response. The Social Studies, 110(3), 122–130.
  7. Daniel, S. J. (2020). Education and the COVID-19 pandemic. Prospects, 49(1), 91–96.
  8. Dewi, E. (2019). Potret Pendidikan di Era Globalisasi Teknosentrisme dan Proses Dehumanisasi. Sukma: Jurnal Pendidikan, 3(1), 93–116.
  9. Eliyasni, R., Kenedi, A. K., & Sayer, I. M. (2019). Blended learning and project based learning: the method to improve students’ higher order thinking skill (HOTS). Jurnal Iqra’: Kajian Ilmu Pendidikan, 4(2), 231–248.
  10. Fauzi, W. N. A., Adnan, K. M. R., & Gusmiarti, E. (2021). Strategi Pendidikan Karakter Kerjasama Guru dan Siswa di SMA Al-Ihsan Tanjung Lago. MATAAZIR: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan, 2(2), 216–228.
  11. Graziano, K. J., & Bryans-Bongey, S. (2018). Surveying the national landscape of online teacher training in K–12 teacher preparation programs. Journal of Digital Learning in Teacher Education, 34(4), 259–277.
  12. Gullatt, D. E. (2006). Block scheduling: The effects on curriculum and student productivity. Nassp Bulletin, 90(3), 250–266.
  13. Harsiwi, F. D. (2016). Pelaksanaan Pembelajaran Sejarah Indonesia dengan Sistem Blok di SMK Negeri 3 Salatiga. Indonesian Journal of History Education, 4(1).
  14. Imbimbo, J., & Knopf, N. (2009). Special Education Inclusion. Center for School Success Promising Practices Series. New Visions for Public Schools.
  15. Iswardhany, R., & Rahayu, S. (2020). Pengaruh interaksi sosial guru dengan siswa terhadap motivasi belajar di jurusan teknik gambar bangunan SMK Negeri 1 Cilaku Cianjur. Jurnal Pendidikan Teknik Sipil, 2(2), 78–88.
  16. Kassymova, G. K., Vafazov, F. R., Pertiwi, F. D., Akhmetova, A. I., & Begimbetova, G. A. (2021). Upgrading quality of learning with e-Learning system. Challenges of science, 26–34.
  17. Marshak, D. (1998). Key elements of effective teaching in block periods. The Clearing House, 72(1), 55–57.
  18. Masbahah, M., Kustono, D., & Patmanthara, S. (2015). Efektivitas sistem pembelajaran blok di sekolah menengah kejuruan Kota Surabaya. Jurnal Teknik Mesin, 22(1).
  19. Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. sage.
  20. Mills, G. E., & Gay, L. R. (2019). Educational research: Competencies for analysis and applications. ERIC.
  21. Mou, T.-Y. (2023). Online learning in the time of the COVID-19 crisis: Implications for the self-regulated learning of university design students. Active Learning in Higher Education, 24(2), 185–205.
  22. Olsen, K. (2020). Effects of Block Scheduling vs Traditional Period Scheduling on the Academic Achievement of Middle School Students.
  23. Putri, R. S., Purwanto, A., Pramono, R., Asbari, M., Wijayanti, L. M., & Hyun, C. C. (2020). Impact of the COVID-19 pandemic on online home learning: An explorative study of primary schools in Indonesia. International journal of advanced science and technology, 29(5), 4809–4818.
  24. Sandra, K. I. (2013). Manajemen waktu, efikasi-diri dan prokrastinasi. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 2(3).
  25. Sholihannisa, L. U., & Juliawati, P. (2020). Manajemen Pembelajaran Model Block System Learning pada Pendidikan Tinggi Vokasi di Politeknik LP3I. TEMATIK, 7(1), 21–37.
  26. Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D.
  27. Sulasmono, B. S. (2012). Problem solving: Signifikansi, pengertian, dan ragamnya. Satya Widya, 28(2), 155–166.
  28. Susiana, R., & Wening, S. (2015). Pengaruh Model Direct Instruction Berbantuan Multimedia Terhadap Motivasi Belajar Dan Pencapaian Kompetensi Pembuatan Desain Busana. Jurnal Pendidikan Vokasi, 5(3), 377–393.
  29. Tamsah, H., Ilyas, J. B., & Yusriadi, Y. (2021). Create teaching creativity through training management, effectiveness training, and teacher quality in the covid-19 pandemic. Journal of Ethnic and Cultural Studies, 8(4), 18–35.
  30. Ulfah, U., Supriani, Y., & Arifudin, O. (2022). Kepemimpinan Pendidikan di Era Disrupsi. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(1), 153–161.
  31. Wasahua, S. (2022). Konsep Pengembangan Berpikir Kritis dan Berpikir Kreatif Peserta Didik di Sekolah Dasar. Horizon Pendidikan, 16(2), 72–82.
  32. Wibowo, A. D., Haetami, M., & Fitriana, F. (2019). Minat Belajar Peserta Didik Terhadap Pembelajaran Sistem Blok pada Pelajaran Penjas di SMTI Pontianak. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 8(3).
  33. Yustina, Y., Syafii, W., & Vebrianto, R. (2020). The Effects of Blended Learning and Project-Based Learning on Pre-Service Biology Teachersâ€TM Creative Thinking through Online Learning in the Covid-19 Pandemic. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 9(3), 408–420.
  34. Zepeda, S. J., & Mayers, R. S. (2006). An analysis of research on block scheduling. Review of Educational Research, 76(1), 137–170.