Main Article Content

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh interaksi antara model pembelajaran konstruktivisme dengan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar matematika pada mahasiswa Politeknik Negeri Bali. Populasi penelitian sebanyak 82 orang mahasiswa dan sampel penelitian sebanyak 44 orang, dengan
menggunakan teknik random sampling dan proporsional random sampling. Penelitian ini dirancang menggunakan rancangan penelitian eksperimen. Data dianalisis secara statistik menggunakan anava 2 jalur, uji beda rata (uji t), uji Tukey dan Scheffe, dan uji t berpasangan. Hasil studi menunjukkan bahwa secara signifikan: (1)
ada perbedaan rata-rata prestasi belajar matematika dari mahasiswa yang diajar menggunakan model pembelajaran konstruktivisme dengan diajar menggunakan model pembelajaran konvensional, (2) ada perbedaan rata-rata prestasi belajar matematika dari kelompok yang diajar menggunakan model pembelajaran konstruktivisme dengan diajar menggunakan model pembelajaran konvensional (mahasiswa bermotivasi tinggi); (3) ada perbedaan rata-rata prestasi belajar matematika dari kelompok diajar menggunakan model pembelajaran konstruktivisme dengan diajar menggunakan model pembelajaran konvensional (mahasiswa bermotivasi rendah); dan (4) ada pengaruh interaksi antara model pembelajaran konstruktivisme dengan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar mahasiswa.

Keywords

Konstruktivisme Motivasi Berprestasi Prestasi Belajar Matematika Politeknik

Article Details

How to Cite
Darma, K. (2022). Pengaruh Model Pembelajaran Konstruktivisme Terhadap Prestasi Belajar Matematika Terapan pada Mahasiswa Politeknik Negeri Bali. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 14(70), 157-181. https://doi.org/10.24832/jpnk.v14i70.3228

References

  1. Abraham, Michael dan Renher W, John. 1986. The Sequence of Learning Cycle Activities in High School Chemestry. Juornal of Research in Science Teaching, 23 (3), 121-143.
  2. Abbas Nurhayati. 2005. “Penerapan Model Pembelajaran Berdasarkan Basis Masalah Pada pembelajaran Matematika”. Makalah. http://www.depdiknas.go.id/Jurnal/40/p.1
  3. Dahar Willis, R..1989. Teori-Teori Belajar. Jakarta: Erlangga
  4. Depdiknas. 2004. Peningkatan Kualitas Pembelajaran. Derektorat Jenderal Pendidikan Tinggi Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan dan Ketnagan Perguruan Tinggi.
  5. Fraser, B. J. dan Walberg, H. J. 1996. Improving Science Education. Chicago: The National Society For The Study Education
  6. Johnson, David & Roger Johnson, 1979. The Sosial Psychology of Education. New York: Holt Rinehart and Wiston Inc.
  7. Hardjo Sri dan Badjuri. 2005. “ Pengaruh Motivasi Berprestasi dan Cara Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Malang. Jurnal Pendidikan UPRJJ UT Semarang. http://pk.ut.ac.id/jp/12srihardjo.htm. diakses tanggal 6 september 2005.
  8. Nurhadi, Burhan Yasin dan Agus Gerrad Senduk. 2004. Pembelajaran Kontekstual dan Penerapannya Dalam KBK. Malang: Universitas Negeri Malang
  9. Riyanto Astim, 2003. Proses Belajar Mengajar Di Perguruan Tinggi. Bandung: Yapemdo
  10. Slavin, Robert E. 1994. Educational Psychology Theories and Practice. Fourth Edition. Masschusetts: Allyn and Bacon Publishers
  11. Sadia. 1998. “Model Konstruktivis Dalam Pembelajaran Sains (Suatu Alternatif Pemebelajaran Sains Berdasarkan Paradigma Konstruktivisme”. Orasi Ilmiah. Pada Dies Natalis V dan Wisuda IX STKIP Singaraja. Disampaikan 24 Maret 1998.
  12. Suparno Paul, 1997. Filasafat Konstruktivisme Dalam Pendidikan. Yohyakarta: Kanisius
  13. Supriyoko. 2000. “Sikap Profesional Siswa SMK”. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. No. 024 (hal 206-217)
  14. Sugiarta, I Made. 2001. “ Rekonstruksi Model Pembelajaran Dengan Kadar Aktivitas Tinggi Berdasarkan Persefektif Konstruktivis”. Laporan Penelitian. IKIP Negeri Singaraja
  15. Suherman E, Turmudi dan Didi, Suryadi, . 2003. Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Teshnical Cooperation Project For Development of Science and Mathematics Teaching for Primary and Secondary Education in Indonesia
  16. Suarni. 2004. “Meningkatkan Motivasi Berprestasi Siswa Sekolah Menengah Umum di Bali Dengan Strategi Pengelolaan Diri Model Yates”. Desertasi.Yogyakarta: Program Pascasarjana Universitas Gajah Mada.
  17. Supardi dan Syaiful, Anwar. 2004. Dasar-Dasar Prilaku Organisasi. Jogyakarta: UII Press Jogjakarta.
  18. Subarinah Sri. 2005 “ Pengembangan Rancangan Mata Kuliah Geometri Menggunakan Pendekatan Pembelajaran Konstruktivisme Pada Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram” Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. No 0.053. tahun Ke -11. Maret 2005
  19. Purwanto Ngalim M.. 2003. Psikologi Pendidikan. Bandung: PT. Rosdakarya
  20. Winkel. 1991. Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar. Jakarta: PT. Gramedia